Jeruk Nipis, Pestisida Nabati untuk Menghalau Lalat Buah

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai bahan
masakan, minuman, serta obat tradisional. Namun, tahukah Anda jika jeruk nipis juga dapat
diolah menjadi pestisida nabati?

Jeruk nipis ternyata bisa digunakan sebagai penghalau lalat buah. Aroma khas dari jeruk
nipis ini tidak disukai oleh lalat buah, sehingga mereka enggan mendekati tanaman yang telah
disemprot dengan pestisida nabati jeruk nipis.

Lalat buah sebenarnya tidak menyukai buah-buahan karena mereka memang tidak memakan buah.
Hanya saja, lalat buah akan mendekati dan hinggap pada buah-buahan karena mereka ingin
meletakkan telur-telurnya.

Telur yang diletakkan di dalam buah tersebut kemudian akan menetas menjadi larva. Larva-larva
inilah yang akan menimbulkan kerusakan pada buah, buah menjadi berlubang, busuk dan akhirnya rontok.

Oleh karena itu, untuk mengurangi kerusakan yang lebih parah, perlu dilakukan usaha pencegahan.
Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan pestisida nabati dari jeruk nipis.

Bagaimana cara membuatnya?

Berikut adalah langkah-langkahnya!

Pertama, perlu dipersiapkan bahan-bahan seperti berikut:

1. 5 buah jeruk nipis yang sudah dipersiapkan.

2. 20 lembar daun jeruk nipis yang sudah ditumbuk.

3. 3 sendok makan molase atau tetes tebu.

4. 4. liter air bersih.

5. 2. sendok EM4.

Selanjutnya, untuk pembuatannya adalah dengan cara :

Campurkan semua bahan di atas, kemudian aduk hingga homogen.
Setelah homogen, larutan dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan dibiarkan hingga terfermentasi
selama 5-7 hari.

Sementara itu untuk pengaplikasiannya dapat dilakukan dengan cara mencampurkan dua sendok makan
pestisida nabati yang telah dibuat dengan satu liter air. Selanjutnya pestisida disemprotkan pada
tanaman agar dapat mengusir lalat buah.

Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada saat hama lalat buah aktif, yaitu pada pagi atau sore hari.
Penyemprotan dilakukan setiap dua hari sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Perlu diketahui juga bahwa selain pada buahnya, daun jeruk nipis ternyata juga dapat digunakan
sebagai pengendali hama tanaman. Ekstrak daun jeruk nipis memiliki senyawa Metabolit Sekunder
berupa Limonen, Limonoid, dan Saponin yang bertindak sebagai repellent, antifeedant, dan racun
bagi hama walang sangit.

Ekstrak daun jeruk nipis pada konsentrasi 250 g/l dapat mematikan rata-rata 9 dari 10 hama walang
sangit (Leptocorisa oratorius) pada tanaman padi.

Sekian dan selamat mencoba.

Oleh : Mardianto Elf - June 2


Cetak