MANGGIS MALINAU

RATU RAKSASA TANPA BIJI

VISI DAN MISI

VISI
Pertanian Modern Manggis Malinau dengan semua potensi bisnisnya ekspor dan lokal serta lini turunan produknya biang daging manggis kemasan, biskuit, selai, dodol dan sirup manggis. Pertanian modern dengan segala teknologi modern terhadap pertanian manggis dan kesejahteraan petani manggis.


MISI
Untuk melestarikan Manggis Malinau dan menggalakkan penanaman Manggis Malinau yg merupakan plasma nutfah asli Nusantara, yakni Desa Malinau. Desa yang terletak dekat perbatasan Malaysia dan Indonesia. Manggis ini merupakan strain (keturunan) manggis dengan ukuran terbesar di dunia yang mencapai 300 gram dan keunggulan gemilang lainnya, tanpa biji.

Potensi keekonomian yang bisa ditimbulkan oleh manggis ini sangat luar biasa karena masyarakat global dunia sangat menyukai manggis, karena gelar yang melekat pada manggis itu sendiri "Ratu Buah". Asal usul gelar Ratu yang disematkan kepadanya tidak begitu jelas, namun karena buah ini sangat dielektrik, dia menjadi buah yang paling pekat rasa asam - manisnya.  Manggis Malinau berdaun panjang, sudah tampak berbeda dengan manggis umumnya. Buahnya pun berbentuk unik, agak lonjong memanjang, tidak seperti manggis lainnya, bola tertekan.

Usaha-usaha pelestarian dan komersialisasinya memang sudah dilakukan. Namun karena perbanyakan dengan sambung pucuk, buah yang dihasilkan tidak serupa persis dengan induknya. Hal ini disebabkan hormon-hormon dan enzim dari batang bawah (yang bukan Manggis Malinau) bercampur dengan hormon dan enzim dari batang atas (Manggis Malinau) sehingga kualitas buah yang dihasilkan tidak 100% sama dengan induk aslinya.

Kami sedang berusaha menggalakkan pelestarian, komersialiasi dan meningkatkan kesejahteraan petani manggis pada umumnya dan Manggis Malinau khususnya. Diharapapkan di masa mendatang, Manggis Malinau menjadi icon buah Indonesia dan meningkatkan taraf kehidupan petani manggis pada umumnya dan Manggis Malinau khususnya.